Mengenal Apa itu Purging, Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya

Purging adalah suatu proses penyesuaian pada kulit dari sel kulit mati yang akan digantikan oleh sel baru. Proses ini juga banyak orang menyebutnya sebagai detoks atau regenerasi kulit. Dalam prosesnya, kulit akan cenderung berminyak atau kering sebelum akhirnya sel baru muncul di permukaan.

Minyak berlebih yang dihasilkan dari fase regenerasi sel kulit mati ini berpotensi membuat pori-pori menjadi tersumbat sehingga jerawat pun bisa saja timbul. Namun, kamu tak perlu khawatir karena bukan berarti setiap mencoba skincare baru akan menimbulkan jerawat.

Ketika kulit mengalami fase yang tiba-tiba muncul jerawat, hal tersebut bisa terjadi karena skincare yang digunakan memang meregenerasi kulit dengan lebih cepat. Apalagi jika pori-pori kulit sudah tersumbat minyak dan kotoran.

Lalu, berapa lama biasanya proses purging? Proses purging ini rata-rata bisa terjadi selama 28 hari atau 4 – 6 minggu.

Mengenal Apa itu Purging dan Ciri-cirinya

Untuk mengetahui apakah masalah kulit yang dialami merupakan fase ini atau bukan, maka ketahui apa saja ciri-ciri purging. Sehingga kamu dapat membedakannya dengan masalah kulit lainnya seperti breakout. Berikut ini beberapa ciri-cirinya, yaitu:

1. Kulit Kemerahan

Salah satu reaksi purging yang akan dialami adalah kulit wajah menjadi berwarna kemerahan. Ketika kamu mengalami gejala ini, tak perlu panik dan khawatir karena bisa jadi itu adalah tanda proses regenerasi kulit.

Gejala kulit berwarna kemerahan termasuk reaksi ringan purging yang banyak orang-orang alami. Untuk meminimalisirnya, kamu harus menghindari menyentuh area kulit wajah yang berwarna merah tersebut. Tetap lakukan perawatan menggunakan skincare secara bertahap.

2. Kulit Mengelupas

Ciri reaksi purging lainnya adalah terjadi pengelupasan kulit tipis. Karena proses ini merupakan regenerasi dari sel kulit mati untuk penyesuaian dengan sel kulit baru. Sehingga secara otomatis kulit pun akan beraksi dengan mengelupas khususnya pada lapisan kulit pertama.

Untuk gejala ini, kamu juga tidak perlu terlalu khawatir karena masih normal dan tidak berbahaya. Itu merupakan tanda bahwa produk skincare yang kamu pakai sedang bekerja sehingga memberikan reaksi berupa kulit mengelupas.

3. Muncul Jerawat

Bagi yang memiliki kulit wajah normal dan tidak mudah berjerawat, bisa jadi munculnya jerawat adalah salah satu tanda purging. Fase ini termasuk yang paling tidak nyaman karena cukup mengganggu dan membuat penampilan jadi kurang percaya diri.

Munculnya jerawat pada kulit wajah sebenarnya merupakan bentuk reaksi dari penggunaan skincare. Produk yang kamu gunakan memiliki kemampuan untuk meregenerasi dan mengangkat sel kulit mati dengan cepat hingga menimbulkan reaksi jerawat.

Kondisi seperti ini biasanya akan terjadi pada bagian kulit wajah yang tersumbat kotoran dan minyak. Jerawat yang disebabkan karena proses purging akan muncul pada area yang biasanya tumbuh jerawat. Sehingga jika ternyata jerawat muncul di area lain, maka perlu kamu perhatikan lebih lanjut.

4. Gatal

Banyak yang bertanya, apakah purging itu gatal? Reaksi lain yang mungkin bisa muncul saat proses purging adalah kulit gatal-gatal. Kamu akan merasakan kulit wajah terasa gatal karena kulit sedang bereaksi dengan racun asalnya dari kulit itu sendiri.

Rasa gatal tentu menimbulkan ketidaknyamanan. Namun, tak perlu khawatir karena gatal yang muncul biasanya masih tergolong ringan.

5. Kulit Terasa Lebih Bersih dan Cerah

Proses purging terkadang memang sangat mengganggu dan membuat penampilan jadi kurang percaya diri. Namun, di balik ketidaknyamanan proses tersebut sebenarnya kulit wajah sedang berproses untuk menjadi lebih cerah dan bersih. Sebab, lapisan kulit mati akan langsung berganti dengan kulit baru yang lebih sehat.

Cara Mengetahui Kulit Mengalami Purging

Cara Mengetahui Kulit Mengalami Purging

Saat mencoba kosmetik atau skincare baru, kulit biasanya akan mengalami reaksi dan perubahan tertentu tergantung dari jenis kulit wajah. Masalah tersebut bisa berupa kulit kemerahan atau jerawat dan beruntusan yang bermunculan.

Masalah tersebut bisa terjadi karena formula produk tersebut memiliki kandungan aktif tertentu yang berfungsi untuk meremajakan kulit. Namun, masalah kulit ini biasanya akan cepat hilang dalam kurun waktu 2 minggu setelah menggunakan produk.

Lalu, kapan waktu tunggu mencoba skincare baru?

Skincare memang cocok-cocokan. Artinya meskipun beraksi bagus pada satu jenis kulit, bisa jadi ketika orang lain yang menggunakannya malah tidak cocok. Kamu perlu menunggu kurang lebih 7 – 10 hari jika produk tersebut adalah jenis cleansing (Milk Cleanser atau Micellar Water).

Harusnya di hari ke-10 kulit sudah kembali bersih dan cerah. Namun, jika tidak maka kulit akan mengalami breakout. Gunakan masker wajah selama proses detoksifikasi kulit agar terbantu untuk proses skin purging. Namun , prosesnya memang lebih lama yakni kisaran 2 – 4 minggu.

Perbedaan Purging dan Breakout

Perbedaan purging dan breakout

Banyak yang menganggap bahwa purging dan breaking out itu sama, padahal berbeda. Namun, sekilas gejalanya memang mirip sehingga susah untuk membedakannya. Secara umum, ini cara membedakannya.

1. Breakout biasanya berukuran yang lebih besar dari purging. 

Selama proses purging, kulit biasanya akan memunculkan beruntusan kecil yang timbul akibat reaksi dari kandungan krim yang Anda gunakan. Karena kandungan suatu skincare biasanya diformulasikan untuk memberikan lebih banyak nutrisi pada kulit.

Alhasil kulit pun beraksi dengan cara membersihkan kandungan yang tidak baik untuk kulit dan menggantikannya dengan sel kulit baru sebagai penyeimbang. Selain itu, racun yang keluar selama proses purging juga bisa dalam bentuk bintik-bintik yang lama kelamaan bisa hilang dengan sendirinya.

2. Muncul di area kulit yang berbeda

Perbedaan lainnya terletak pada posisi break out atau purging tersebut muncul. Break out biasanya terjadi pada area yang sebelumnya tidak pernah bermasalah.

Untuk mengetahuinya, ketika Anda menggunakan krim dengan kandungan aktif dan muncul jerawat, bisa jadi karena kulit beraksi pada alergi dan sebaiknya segera berhenti menggunakannya.

Cara Mengatasi Skin Purging

Selama proses purging, biasanya kulit cenderung sensitif sehingga sebaiknya Anda melakukan hal-hal yang dapat meminimalisir reaksi. Berikut ini beberapa tips mengatasi skin purging yang bisa Anda ikuti, di antaranya:

1. Tidak Memakai Riasan Wajah Berlebihan

Sebaiknya tidak memakai kosmetik untuk riasan wajah yang berlebihan. Karena make up yang tebal bisa menyebabkan kondisi wajah semakin parah dan jerawat meradang pun lebih sulit sembuh. Tidak ada salahnya untuk berhenti makeup dahulu demi menghindari reaksi yang tidak Anda inginkan.

2. Tidak Menyentuh Kulit Berjerawat

Hindari kebiasaan menyentuh kulit berjerawat karena jika Anda sering melakukannya maka akan semakin memperburuk kondisi wajah. Hal ini karena bakteri dapat menyebar dengan cepat melalui sentuhan tangan. Sehingga hindari, memencet, menyentuh, dan menggaruk jerawat.

3. Menjaga Kelembapan Kulit

Proses purging akan berdampak pada pengelupasan kulit yang kondisinya kering. Jika Anda sudah mulai merasa kulit wajah kehilangan kelembaban, maka oleskan pelembab khusus secara rutin beberapa kali dalam satu hari.

Setelah mengetahui apa itu purging, maka Anda bisa membedakannya dengan break out. Reaksi yang terjadi saat kulit berada di fase ini adalah normal terutama bagi yang sedang mencoba skincare baru.

Check Also

Face Wash Hada Labo

3 Varian Face Wash Hada Labo Harga Terjangkau, Hasil Wow

Ingin punya kulit sehat dan cerah alami seperti orang Jepang, tapi takut harga skincare-nya mahal? …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *